depok.go.id – Kepala Bidang Pendapatan II Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok, Endra mengatakan potensi tunggakan penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2016 ini berpotensi meningkat. Pada tahun 2015, yaitu tunggakan penerimaan pajak bumi dan bangunan di Kota Depok mencapai 92,8 miliar rupiah dari total wajib pajak sekitar 560.000.

“Biasanya tunggakan PBB setiap tahun meningkat dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan oleh beberapa faktor,” ujarnya.

Menurutnya, banyaknya tunggakan PBB dari wajib pajak di Kota Depok disebabkan oleh warga yang malas membayar pajak, adanya kenaikan NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) dan meningkatnya jumlah penduduk Kota Depok yang tidak peduli terhadap membayar pajak.

Walaupun setiap tahun banyak tunggakan pembayaran, penerimaan PBB Kota Depok tetap mengalami tren surplus. Misalnya, pada tahun 2015 realisasi penerimaan PBB di Kota Depok mencapai 162,6 miliar rupiah dari target 145 miliar rupiah .

“Tahun ini kami targetkan penerimaan PBB di Depok sebesar 174 miliar rupiah. Kami optimis akan tercapai karena ada beberapa strategi yang sudah dan akan kami lakukan,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, penerimaan PBB di Kota Depok hingga pekan kedua bulan Februari tahun 2016 mencapai 4,7 miliar rupiah dari 14.213 jumlah wajib pajak yang telah membayar. Diharapkan pada tahun ini penerimaan PBB juga akan mencapai terget yang telah ditetapkan. Rysko Susan/Ed: Olvi Destiani/Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :