tax amnesty

Kepala KPP Pratama Depok Sawangan Tri Wibowo, menjelaskan program tax amnesty, Selasa, (14/02/2017) di KPP Pratama Sawangan Depok, Jalan Kemuning Nomor 2-5, Pancoran Mas.

depok.go.id- Program tax amnesty atau pengampunan pajak memasuki periode III yang akan berakhir pada 31 Maret 2017. KPP Pratama Depok Sawangan mengajak para Wajib Pajak (WP) yang berada di Kota Depok untuk memanfaatkan program tax amnesty tersebut. Karena banyak manfaat yang akan diperoleh WP apabila mengikuti  tax amnesty. Tax Amnesty sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak adalah aturan yang dibuat oleh otoritas pajak suatu negara untuk penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan, dengan cara mengungkap Harta dan membayar Uang Tebusan.

Kepala KPP Pratama Depok Sawangan Tri Wibowo,SE, MM mengatakan, banyak manfaat yang didapat, apabila para WP memanfaatkannya, mereka bisa mendapatkan tarif spesial, tarif normal sesuai UU KUP sampai 30 persen, maka di periode III ini hanya dikenakan 5 persen, kemudian atas hutang pajak yang dibayar WP hanya pokok pajaknya saja. Selain itu, kewajiban pajak di tahun 2015 dan tahun ke kebelakangnya  dianggap sudah selesai.
 “ Saya menghimbau , para WP segera ikut amnesti pajak dengan cara melaporkan hartanya melalui Surat Pernyataan Harta (SPH) di KPP tempat WP terdaftar.Semakin banyak uang pajak yang terkumpul (PPh Pasal 21 dan PPh OP) tentu akan semakin banyak juga dana bagi hasil untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok,” jelasnya Selasa (14/02/2017).
Lebih lanjut, ungkapnya, sanksi yang cukup berat menanti bagi para WP yang tidak memanfaatkan amnesti pajak,jika nantinya ada temuan dari petugas pajak atas harta yang belum dilaporkan di SPT
 “Tindakan kita sudah jelas, tahun 2017 adalah tahun penegakan hukum (law enforcement). Kami punya data berupa harta dan kekayaan WP, apabila mereka tidak memanfaatkan amnesti pajak maka  kita akan lakukan pemeriksaan mulai April 2017,” tegasnya.
Sementara itu kepala Seksi Extensifikasi dan Penyuluhan Rahmat, menuturkan, pihaknya bukan lagi sekedar memberikan himbauan, tetapi pegawai pajak akan mengadakan kegiatan bernama Satu hari Simpatik Tax Amnesty.
“Jadi kami pegawai pajak akan turun ke jalan protokol, pusat perbelanjaan untuk menarik minat para WP di Kota Depok, agar segera manfaatkan tax amnesty,” ucapnya.
Menurutnya, para WP sudah cukup baik dari sisi kepatuhan, bayar dan pelaporan. Maka diharapakan dengan tax amnesty tingkatan tersebut akan ada kemajuan. Selain itu, dalam periode III, para WP harus ikut tax amnesty, caranya KPP Pratama Depok Sawangan akan mengingatkan melalui surat, datang langsung dan mengirim email. Untuk mengirimkan data berupa kepemilikan harta yang belum dilaporkan.
“Dalam peringkat penerimaan pajak, Kota Depok masuk posisi dua, setelah Kota Bogor. Maka, Depok termasuk di atas target, walaupun di skala nasional belum melampaui,” tutupnya.
Penulis: Janet Swastika
Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :