Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Daud Sulaiman (Foto: Istimewa)

depok.go.id – Seiring dengan semangat Depok menjadi Kota Layak Anak (KLA), banyak pihak mendukung program tersebut. Tak terkecuali warga RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari yang bertekad menciptakan permukiman yang Ramah Anak.

Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman mengatakan, tekadnya untuk membentuk RW Ramah Anak dilakukan demi memberikan perlindungan kepada anak. Tak hanya itu, pihaknya ingin ikut mendukung program KLA di Kota Depok.

“Kita sudah ditunjuk untuk mewakili Kelurahan Bojongsari guna membentuk RW Ramah Anak. Maka kami bertekad untuk segera mewujudkannya,” kata Daud kepada depok.go.id, Jumat (15/03/19).

Dirinya menjelaskan, pihaknya sudah melakukan bererapa upaya untuk mencapai kesana. Mulai dari mengadakan Pekan Permainan Trasdisional (PPT) hingga ikut pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diadakan oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

“Alhamdulillah, berkat dukungan warga di tiga RT, kami akan sangat siap menjadi RW Ramah Anak,” ujarnya.

Daud menambahkan, diharapkan RW 14 bisa segera menjadi wilayah yang ramah anak. Sebab, RW-nya sudah memenuhi upaya yang dijalankan. Untuk itu, dengan pembentukan RW Ramah Anak tersebut menandakan kekompakan warga RW 14 untuk menolak kekerasan pada anak.

“Saya menilai RW Ramah Anak ini sangat perlu. Agar anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik sesuai harapan. Karena pada dasarnya semua anak adalah tangguh jawab bersama dan kita wajib melindungi dan menjaganya,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :