depok.go.id-Sebanyak 25 warga di lokasi Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dikenalkan sistem pertanian hidroponik oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok. Dengan sistem ini, warga bisa bertanam sayur dan kebutuhan lainnya tanpa perlu lahan yang luas.

“Selain memberikan pelatihan, kami juga membimbing peserta dengan praktik. Supaya warga P2WKSS dapat mengaplikasikan langsung cara yang benar bercocok tanam dengan sistem hidroponik,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP, Hermin Kusmiati, di lokasi P2WKSS RW 10, Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), Kecamatan Cipayung, Jumat (15/03/19).

Hermin menyebut, sistem hidroponik memiliki berbagai macam manfaat seperti hasil panen lebih baik, terbebas dari hama dan penyakit, hemat air dan pupuk, serta yang terpenting menjadi solusi atas masalah keterbatasan lahan.

“Untuk menghasilkan tanaman yang baik, dibutuhkan kesabaran dan keseriusan yang tinggi. Menerapkan sistem hidroponik memang susah-susah gampang. Tetapi, cara ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di pekarangan rumah yang terbatas,” tambahnya.

Diakuinya, DKPPP akan menyediakan fasilitas bercocok tanam seperti lahan, bibit, nutrisi serta penyuluh yang mumpuni di bidangnya. Nantinya warga akan dibimbing berkelanjutan, meski program P2WKSS berakhir.

“Tujuan utama kami adalah memberikan kemandirian ekonomi. Diharapkan setelah kegiatan ini berakhir, masyarakat bisa menghasilkan rupiah untuk menambah pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :