????depok.go.id – Waktu menunjukkan sekitar pukul 10.00 WIB, secara tiba-tiba alarm tanda kebakaran berbunyi kencang di gedung Dibaleka 2 Pemkot Depok. Seluruh pegawai dan pengunjung diminta oleh pusat informasi untuk segera turun dari gedung melalui tangga dan tidak menggunakan lift.

Pada saat bersamaan, terlihat kepulan asap hitam pekat dari lantai 4 Dibaleka 2. Begitu mendengar laporan adanya kebakaran di kantor Pemkot, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok secara sigap langsung menurunkan 42 personilnya untuk melakukan pemadaman dan penyelamatan korban.

Demikian skenario yang dijalankan saat dilakukannya simulasi kesiapsiagaan Damkar dalam pencegahan penanganan kebakaran serta keselamatan jiwa warga Depok, dalam rangka meriahkan HUT Kota Depok ke 16. Secara umum, simulasi berjalan lancar dan sesuai yang sudah direncanakan. Proses pemadaman dan penyelamatan hari ini pun sudah dilaksanakan dengan maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Seperti petugas pemegang selang atau tim rescue sudah menjalankan tugasnya dengan baik,” urai Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Yayan Arianto, Rabu (15/04/2015).

Yayan menambahkan, Dinas Damkar yang sudah mendapatkan penghargaan kategori Daerah Berprestasi Tinggi Pencegahan Kebakaran Bangunan Gedung dan Pemukiman itu terus waspada dan stand by selama 24 jam untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami siap siaga langsung meluncur ke tempat kejadian apabila ada panggilan yang masuk,” tambah Yayan.

Terakhir, Yayan berharap kedepannya Damkar berkeinginan memiliki mobil tangga yang akan lebih efektif dalam memadamkan api di gedung bertingkat tinggi. Selain itu, kebakaran merupakan kejadian tidak terduga sehingga setiap orang harus lebih waspada. Sedangkan untuk gedung-gedung bertingkat hendaknya mempunyai alat proteksi yang laik sehingga dapat mencegah insiden ini semakin meluas.

Penulis : Nurul Hasanah

Editor : Manapar Manullang/Rahma Pratiwi – Diskominfo

Bagikan post melalui :