Kadinkes Kota Depok Novarita, saat memberikan pemaparan Workshop Siaga Aktif, di Aula Lantai 10, Balai Kota Depok, Senin (15/04/19). (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id-Upaya mencegah status malagizi atau stunting pada anak, butuh langkah konkret dari orang tua. Selain dengan rutin memberi asupan gizi yang cukup, kondisi rumah juga harus sehat. Sebab, faktor ini berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

“Keadaan rumah sehat, mampu mencegah stunting pada anak. Bukan hanya bagus dan enak dipandang. Tetapi, juga harus sehat. Sehat bangunannya, sehat perilaku penghuninya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita, usai Workshop Siaga Aktif, di Aula Lantai 10, Balai Kota Depok, Senin (15/04/2019).

Novarita menyebut, bangunan bisa dikatakan sebagai rumah sehat jika memiliki ciri-ciri seperti tidak lembap, ventilasi 10-20 persen dari luas lantai dan cukup pencahayaan. Rumah juga bebas hewan pembawa penyakit, luas bangunannya cukup, fasilitas sanitasi baik, jarak dari kandang dan septic tank minimal 10 meter serta terdapat pohon/tumbuhan atau tanaman obat keluarga (toga).

“Bangunan yang baik juga harus diikuti oleh perilaku yang baik pemiliknya. Pemilik rumah harus melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), agar upaya pencapaian kesehatan dan pencegahan stunting bisa tercapai,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, dengan upaya penyuluhan yang kerap dilakukan Dinkes, diharapkan dapat membantu menurunkan status gizi kurang di Kota Depok. Masyarakat, kata Novarita, juga bisa mendukung upaya Pemkot Depok dengan menerapkan pola gizi seimbang.

“Mudah-mudahan dengan penyuluhan pencegahan stunting yang dilakukan, bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakan Kota Depok,” ucapnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :