Seorang staf BKPSDM Depok sedang mencoba memasukan data sidik jari ASN Pemkot Depok. (Pipin/Diskominfo)

depok.go.id-Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diminta mengumpulkan kelengkapan dokumen kepegawaian. Tujuannya, sebagai bahan bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok menginput di Sistem Manajemen Kepegawaian (Simpeg) Kota Depok.

“Kami sudah memberikan mereka kesempatan atau waktu melengkapi beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk arsip data di kami. Terhitung sejak diturunkannya Surat Keputusan (SK) Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) hingga hari ini,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Data, dan Administrasi (PDA) BKPSDM Kota Depok, Budiyono di Balai Kota, Senin (15/04/2019).

Budiyono mengatakan, dokumen yang harus dikumpulkan di antaranya salinan ijazah terakhir, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Akta Nikah/Cerai. Selain itu, sebagai salah satu syarat pengurusan gaji, CPNS juga harus menyertakan salinan buku rekening bank BJB.

“Karena syarat bisa diurus pembayaran gaji, mereka mempunyai rekening BJB,” katanya.

Terkait gaji para CPNS, Budiyono mengatakan, pembayaran gaji untuk bulan April akan dirapel pada Mei 2019. Teknisnya, dibayarkan dulu yang bulan Mei, seminggu kemudian akan diproses pembayaran gaji bulan April.

“Kalau pembayaran gaji CPNS masih 80 persen, nilainya sesuai dengan besaran yang ada di SK masing-masing,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :