depok.go.id- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) akan melakukan penilaian terhadap kesehatan koperasi yang terdaftar di Kota Depok. Untuk di tahun 2018, pihaknya menargetkan sebanyak 200 koperasi agar diberikan penilaian kesehatan yang terdiri dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP).

“Ada tujuh aspek yang menjadi penilaian kesehatan sebuah koperasi yaitu aspek permodalan, aspek kualitas aktiva produktif, aspek mamanajenem, aspek efisiensi, aspek utilitas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan jati diri koperasi,” tutur Kepala Bidang Pengawasan dan Bina Usaha Koperasi DKUM Kota Depok, Andi Kuswandi kepada depok.go.id, Selasa (15/05).

Dikatakannya, sebelum penilaian dilakukan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pengurus koperasi. Dimana, dalam sosialisasi tersebut, setiap koperasi yang bergerak dalam bidang simpan pinjam agar dalam menyampaikan laporan keuangan harus meliputi ketujuh aspek yang jadi penilaian tersebut.

“Nantinya dari penilaian ini akan ada predikat koperasi terdiri dari sehat, cukup sehat, kurang sehat, dan tidak sehat. Ini akan menentukan kualitas sebuah koperasi,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dengan adanya penilaian ini, dapat menjadi acuan koperasi untuk meningkatkan kinerja di tahun-tahun berikutnya. Sebab, hasil dari penilaian yang dilakukan nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi koperasi.

“Kami berharap koperasi di Kota Depok lebih memperhatikan terhadap akuntabilitas koperasi kepada anggota, mitra kerja, dan masyarakat,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :