thr

Ilustrasi (sumber:google)

depok.go.id – Pemerintah Kota Depok melaui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok mengingatkan kepada 674 Perusahaan di Kota Depok agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya, paling lambat H-7 atau seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Surat dari Kemenaker terkait pembayaran THR sudah turun kemarin, tinggal kami sosialisasikan. Jadi, THR harus sudah dibayarkan paling telat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kepala Disnakersos Diah Sadiah, Rabu (15/6/2016).

THR merupakan hak dasar dari seorang karyawan dan harus dipenuhi perusahaan secara adil dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami upayakan untuk menyejahterakan karyawan dengan mengimbau perusahaan memberikan hak karyawan,” tuturnya.

Diah menambahkan, karyawan yang sudah satu tahun bekerja, mendapatkan THR satu bulan gaji. Sementara bagi karyawan yang bekerja dibawah satu tahun, THR diberikan secara proporsional, dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 bulan, dikali satu bulan upah. Sehingga timbul keadilan antara karyawan yang baru bekerja dengan yang sudah lama.

Karyawan juga dapat mengadukan ke Disnakersos jika tidak menerima THR dari perusahaan. Dikatakannya, bahwa pihaknya akan membuka Pos Pengaduan THR.

“Diharapkan tidak ada karyawan yang tidak dibayarkan THR-nya oleh perusahaan. Karena kami mendata laporan penerimaan THR dari perusahaan. Jika memang ada perusahaan yang membandel, langkahnya akan kami panggil. Semua wajib membayar THR, yang sudah menjadi anggota Apindo selalu dibayarkan. Tahun lalu tidak ada yang melaporkan, yang jelas kami akan fasilitasi hak buruh untuk mendapatkan THR,” pungkasnya. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :