ERRY1

Sekretaris Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Erry Sriyanti. (Foto : Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Keberadaan Kampung KB di Depok dipastikan akan bertambah. Jika sebelumnya baru dua kelurahan yang berstatus sebagai Kampung KB, yaitu Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, dan Kelurahan Cimpaeun Kecamatan Tapos, maka di tahun 2017 ini ditargetkan ada penambahan Kampung KB di wilayah lainnya.

“Targetnya 11 untuk percontohan di kecamatan, sedangkan untuk PLKB dan TPD kami targetkan penambahan 21 Kampung KB, jadi total penambahan targetnya 32 Kampung KB yang baru,” ujar Sekretaris Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Erry Sriyanti, Selasa (15/08/2017).

Erry menambahkan, untuk target 2018 mendatang DPAPMK akan berupaya memperbanyak jumlah Kampung KB hingga 44 tempat. Sedangkan di tahun 2019 diharapkan seluruh kelurahan yang berjumlah 63 akan memiliki Kampung KB di wilayahnya masing-masing.

“Keberadaan Kampung KB tujuannya dapat mempermudah akses masyarakat untuk bisa menerima semua program-program KB dan program pemerintah lainnya,” jelasnya.

Kehadiran Kampung KB di setiap kecamatan maupun di kelurahan, kata Erry, akan berdampak terhadap naiknya angka partisipasi kesertaan masyarakat baik untuk ber-KB, maupun juga untuk ke Posyandu. Harapan yang sama juga bisa tercipta di Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, yang dalam waktu dekat akan dijadikan sebagai Kampung KB.

“Kami ingin masyarakat aktif dalam Kampung KB ini, kami akan terus melakukan penyadaran dan pembinaan untuk merubah pola pikir masyarakat ke arah yang lebih baik,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :