depok.go.id – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Depok menggelar Holistic Dentistry ke III Kamis (15/10/2015) pagi tadi. Acara yang dihadiri puluhan dokter gigi yang berasal dari seluruh Indonesia ini dilaksanakan di Hotel Santika lantai 2 dan 3, Jalan Margonda Raya No. 88, Depok.

Humas PDGI Depok, Arnof, mengatakan seminar ini bertujuan melatih para dokter gigi di Indonesia untuk terus mengasah ilmunya, baik dari segi teori maupun praktiknya. Para peserta juga mandapat informasi terkini mengenai kebijakan kesehatan, teknologi kedokteran gigi, serta teknik perawatan dalam praktik kedokteran gigi.

“Kami ingin para dokter gigi terus terasah kemampuannya dalam menangani pasien, untuk itu seminar ini menghadirkan para pakar yang memang mumpuni di bidangnya,” ujar Arnof.

Dokter gigi yang memiliki hobi travelling itu menambahkan, pengasahan keterampilan para dokter gigi dilakukan agar ketika di tempat praktik dapat memperkecil terjadinya malpraktik yang dapat merugikan pasien. Hal tersebut karena menurutnya, apabila seorang dokter gigi memiliki ilmu pengetahuan dan jam terbang yang tinggi maka pelayanan pada pasien atau masyarakatpun akan semakin baik.

“Seminar ini juga agar tidak jomplang kelas antara dokter gigi dengan dokter spesialis lainnya. Para dokter gigi harus bisa menangani pasien dari seluruh lapisan masyarakat,” terang dokter gigi yang pernah backpacker hingga negara Maldives tersebut.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Noer Zamanti Lies, mengungkapkan saat ini pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kota Depok masih terbatas dalam pelayanan dokter gigi. Hal ini terjadi karena keterbatasan alat dan perlunya sterilisasi alat yang dipakai untuk keperluan dokter gigi.

“Biasanya setelah dipakai, alat-alat dokter gigi perlu disterilkan dan itu memakan waktu sekali. Untuk itu Puskesmas umumnya membatasi pasien sehari paling tidak hanya 30 pasien. Oleh karena itu, peran dokter gigi yang tergabung dalam PDGI ini sangat diperlukan bagi masyarakat Depok yang ingin memeriksakan kesehatan giginya,”tutup dokter Lies. (Nurul Hasaah/Ed: Faizal Satrio – Diskominfo).

Bagikan post melalui :