rudi marodi 2depok.go.id –  Suksesnya kegiatan Pasar Tani dalam mempromosikan hasil pertanian lokal, mendorong Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok untuk membuat bazar mandiri. Bahkan, dalam kegiatan bazar itu konsumen tidak hanya dikenalkan produk pertanian saja, tetapi juga produk olahan lainnya hasil kreasi Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Kami berencana untuk mengadakan bazar mandiri atau pasar rakyat tetapi bukan untuk petani saja. Melainkan kita akan merangkul UKM, agar kegiatannya lebih semarak lagi. Saat ini sedang kita komunikasikan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” ujar Ketua KTNA Kota Depok, Rudi Murodi ditemui dalam kegiatan Pasar Tani Balai Kota Depok, Jumat (15/12/17).

Jika nanti izin sudah di tangan, kata Rudi, pihaknya tidak akan membebankan Pemkot dalam hal pembiayaan. Semua biaya akan ditanggung oleh KTNA Kota Depok.

“Kita inginnya setiap pekan kegiatan bazar mandiri diadakan, entah itu di Balai Kota Depok, kantor Kecamatan atau pun lokasi yang ditunjuk Pemkot Depok. Kegiatan ini tanpa dana dari pemerintah, jadi Pemkot hanya sediakan lahan saja, masalah biaya biar KTNA yang memikirkan. Makanya kita sebut bazar mandiri,” jelasnya.

Dirinya menyebut, Kota Depok memiliki banyak potensi pertanian dan hasil UKM yang sayang jika tidak dipromosikan. Hal ini tentu bisa mendorong peningkatan ekonomi para petani dan perajin di Kota Depok.

“Depok memiliki banyak potensi di bidang pertanian maupun hasil dari UKM, jika kegiatan bazar digelar satu bulan sekali, tidak akan bisa mengakomodir ratusan bahkan ribuan KTNA dan UKM yang ada di Kota Depok. Mudah-mudahan rencana kami ini juga disambut baik oleh Pemkot Depok sesuai dengan program Wali Kota Depok yaitu Depok Sahabat Petani dan Sahabat UKM,” pungkas Rudi.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita
Diskominfo

Bagikan post melalui :