Bazar Pasar Tani  3

depok.go.id – Kegiatan Pasar Tani yang setiap bulan diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok sangat efektif dan menguntungkan, baik bagi petani maupun konsumen. Dampaknya yang menguntungkan banyak pihak tersebut, diharapkan berlanjut di tahun 2018 mendatang.

“Kegiatan Pasar Tani ini sangat menguntungkan kami sebagai petani. Melalui Pasar Tani, kami bisa mempromosikan hasil pertanian untuk langsung dijual ke konsumen. Kami berharap tahun 2018, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Nurjali, anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sawangan, saat ditemui di Pasar Tani Balai Kota Depok, Jumat (15/12/17).

Jali, panggilan akrabnya, mengaku dapat meraup omzet sebesar Rp 3-4 juta dari setiap kegiatan Pasar Tani. Adapun beberapa hasil tani yang dijajakan antara lain belimbing, jambu biji, pisang kepok, pisang raja sereh, cempedak dan lain-lain.

“Karena ini pasar untuk rakyat juga, saya menjual dengan harga yang terjangkau. Untuk pisang kepok misalnya, satu sisirnya saya jual Rp 20-25 ribu, tergantung besar kecilnya. Alhamdulillah, produk ini selalu laris dibeli konsumen,” ucap pria yang tinggal di Kampung Perigi RT 03 RW 08, Kecamatan Sawangan, tersebut.

Senada dengan Juli, Shillawati, warga RT 03/09, Kalimulya, Cilodong mengaku, di Pasar Tani selain produk yang dijual murah, juga telah melalui tahap uji produk yang ketat dari Pemkot Depok sehingga barang yang dijual kualitasnya sudah terjamin.

“Untuk kualitas, sudah pasti lebih baik dari pasar tradisional yang ada. Karena pedagang di Pasar Tani ini ada di bawah naungan DKPPP Kota Depok yang tentunya sudah melalui penyeleksian,” katanya.

Dirinya berharap, Pasar Tani bisa berlanjut di tahun depan. Bahkan, dirinya menginginkan Pasar Tani bisa diadakan tidak hanya sebulan sekali. Tapi, setiap pekan agar keberadaannya lebih dirasakan lagi oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun depan Pasar Tani tetap berjalan dan jadi agenda tetap. Untuk waktunya yang tadinya sebulan sekali, saya berharap bisa seminggu sekali. Jadi lebih bermanfaat dan memudahkan masyarakat untuk mencari bahan pangan, karena di sini semua lengkap dan terjangkau,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :