Aedes Aegypti

Gambar Ilustrasi : Google

depok.go.id – Cuaca ekstrem yang masih terjadi hingga saat ini perlu diwaspadai. Cuaca yang tiba-tiba hujan dan bisa tiba-tiba panas terik dapat menyebabkan tingkat kemampuan bakteri untuk menimbulkan infeksi meningkat atau dalam istilah kedokterannya yaitu Patogenitas, sehingga mudah menyebarkan berbagai penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sawangan, Elin Herliana, saat dijumpai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

“Masyarakat Depok harus waspada dengan cuaca ekstrem seperti ketika panas terik namun tiba-tiba hujan deras datang, karena hal tersebut memungkinkan terjadinya penularan wabah DBD,” ungkap Elin.

Lebih dalam Elin menjelaskan, dengan cuaca ekstrem ini nyamuk Aedes Aegypti sangat senang sehingga keadaan ini mengakibatkan perkembangan nyamuknya semakin “menggurita”.

Untuk mengatasinya, Elin mengatakan masyarakat harus rajin menjaga kebersihan lingkungan, minimal di lingkungan masing-masing untuk menghindari penularan DBD melalui nyamuk Aedes Aegypti.

”Tingkat kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan. Puskesmas Sawangan bersama pihak kelurahan dan warga setempat senantiasa menggencarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) agar perkembangan nyamuk Aedes Aegypti tidak semakin banyak,” tandas Elin. (Nurul Hasanah/Ed: Siti Rahma/Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :