pasar cisalak_2

Kondisi Pasar Cisalak pasca pemindahan ke TPS Radar AURI. (Foto: Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Terkait revitalisasi Pasar Cisalak yang akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Depok, maka Dinas Koperasi UMKM dan Pasar (DKUP) Kota Depok membuka pelelangan terbatas hasil bongkaran sarana dan prasarana Pasar Cisalak, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis Kota Depok yang berada di atas tapak rencana rekonstruksi pasar Cisalak lanjutan, dimulai sejak tanggal 16 Februari hingga diterbitkannya Surat Perintah Kerja (SPK) pada tanggal 25 Februari 2016.

Untuk pendaftaran dan pengambilan dokumen pelelangan sekaligus penjelasan dan peninjauan lapangan dijadwalkan pada tanggal 22 Februari 2016. Pada tanggal 23 Februari 2016 dijadwalkan pemasukan dan pembukaan dokumen penawaran pada jam yang berbeda, diakhiri dengan pengumuman pemenang. Hari berikutnya, pada tanggal 24 Februari 2016 adalah penyetoran hasil pelelangan, dan SPK akan diterbitkan pada tanggal 25 Februari 2016.

“Menghapus aset itu ada prosedur, mekanisme dan peraturan Walikota. Untuk penghapusannya ya melalui pelelangan ini, karena kita selaku pemerintah harus terbuka dan transparan serta diumumkan melalui website resmi,” ujar Asisten Administrasi yang juga mejabat sebagai ketua Penghapusan Sarana dan Prasarana Pasar Cisalak, Widyati Riyandani di Balaikota, Selasa (16/02/16).

Adapun delapan poin bangunan yang masih ada nilai ekonomisnya antara lain, pembongkaran sarana dan prasarana Gedung B, ruko dan eks kantor UPT, Tempat Penampungan Sementara (TPS), Musala, bangunan Unit Pengelolaan Sampah (UPS), bangunan hydrant, Pos Tibsar dan jembatan penghubung jalan Gadog-Koja.

“Hari ini sudah mulai pengumuman sampai 3 hari ke depan. Kita sudah tetapkan harga yaitu Rp 157 juta 690 ribu rupiah, penawar yang harganya paling tinggi dan waktunya paling cepat, dialah yang memenangkan lelang. Fokus utamanya adalah gedung B,” tambah wanita yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala BPMK.

Dia juga mengatakan, penawaran tidak boleh lebih rendah dari harga yang sudah ditentukan. Karena harga lelang yang paling tinggi dapat menambah nilai kapasitas aset, otomatis pemerintah Kota akan diuntungkan.

Pelelangan terbatas ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta pengadaan yang berbentuk badan usaha atau peserta perorangan yang memenuhi syarat. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma/Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :