sosialisasi arsip

Kasi Pembinaan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Jumait saat memberikan sosialisasi di Aula Kecamatan Beji, Kamis (16/02/2017). (Foto : Rysko/Diskominfo)

depok.go.id – Keberadaan arsip pribadi dinilai sangat penting untuk dijaga. Lewat sosialisasi yang masif, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok mengajak warga untuk sadar menjaga arsipnya sendiri dengan menyiapkan salinannya. Jika suatu saat terjadi bencana, diharapkan arsip yang telah tersalin bisa dengan mudah diurus kembali.

“Kami ingin masyarakat bisa juga menjaga arsip-arsip yang penting bagi mereka, karena arsip ini tidak melulu ada di instansi saja,” ujar Kasi Pembinaan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Jumait, saat sosialisasi di Kelurahan Beji, Depok, Kamis (16/02/2017).

Dirinya mengatakan, untuk perorangan, berkas-berkas yang harus diperhatikan kearsipannya antara lain adalah surat tanah, sertifikat pendidikan, akte dan lain sebagainya. Beberapa item tersebut merupakan barang penting yang harus dijaga dan ditata dengan baik agar jika sewaktu-waktu diperlukan, bisa gampang dicari dan tidak tercecer dengan dokumen lainnya.

“Untuk membangun masyarakat sadar arsip ini harus dimulai semenjak arsip-arsip itu diciptakan oleh seseorang. Kesadaran ini harus dibangun pada pribadi setiap individu,” jelasnya.

Dirinya berharap, paling tidak masyarakat bisa menyimpan berkas tersebut ke dalam bentuk digital, sehingga dalam satu dokumen tersimpan dua bentuk yakni fisik dan digital. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi musibah banjir atau kebakaran yang menimpa, warga memiliki file dalam bentuk digital. Dikatakannya, sadar arsip bukan hanya monopoli arsiparis dan petugas kearsipan sebagai pengelola dan pengendali arsip saja, tapi juga tanggung jawab semua, termasuk individu.

“Dengan begitu saat dokumen fisik hilang atau rusak, mereka tinggal menunjukkan dokumen digitalnya, sehingga pengurusan ulangnya bisa lebih mudah, karena sudah memiliki bukti kepemilikan dari file digital,” ucapnya.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :