Dalam rangka penggalakkan program K3 yaitu Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan, kegiatan aksi bersih kembali dilakukan oleh Pemkot Depok pada Sabtu (16/03/2013). Aksi ini dipimpin langsung oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad. Beserta OPD dan warga yang juga turut berpartisipasi, mereka berkumpul di Ruko Pesona Khayangan untuk membersihkan jalan di Juanda.

“Pak Walikota menginginkan ada kebersamaan di Pemda untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, disamping itu juga kami dari OPD kota Depok ingin menyadarkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan , ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup Drs. Zamrowi, M.Si. Harapannya, jika kegiatan ini terus berlangsung, masyarakat bisa melihat dan paling tidak menimbulkan efek masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Kegiatan aksi bersih kali ini lebih memfokuskan kepada kebersihan jalan, pencopotan spanduk yang mengganggu keindahan kota dan penertiban bangunan liar, juga evaluasi terhadap marka jalan yang sudah tidak layak.

“Nanti kita akan perbaiki trotoar di sepanjang jalan Juanda, karena tadi kita melihat ada beberapa trotoar yang sudah sejajar tingginya dengan jalan, ” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Nasrun ZA., SH., M.Si. yang pada kegiatan ini mengerahkan 20 personilnya. Menurut beliau tinggi trotoar yang sejajar dengan jalan berbahaya bagi keselamatan pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja yang menurunkan 30 personilnya, melakukan penertiban lapak pedagang kaki lima liar yang merusak keindahan dan ketertiban di sepanjang jalan Juanda. Penertiban pedagang liar sendiri berlangsung aman dan terkendali tanpa ada perlawanan dari pedagang.

Program K3 sendiri diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya masing-masing dan peningkatan peran serta elemen dalam kegiatan pembangunan khususnya kebersihan, keamanan dan ketertiban.

(Diskominfo/Rysko)

Bagikan post melalui :