meninjau jembatan serongdepok.go.id – Makin banyaknya kendaraan yang melintas di kawasan Jembatan Serong, Kecamatan Cipayung, membuat kemacetan jadi pemandangan sehari-hari di kawasan tersebut. Sebagai solusinya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, rencananya akan melakukan penambahan jembatan baru untuk mendampingi jembatan tersebut.

“Perlu adanya kajian untuk menambah jaringan jembatan tersebut, dengan maksud sebagai salah satu solusi mengurai kemacetan pada jam-jam sibuk. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok via Dinas PUPR akan mengusulkan pada rencana kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2018,” tutur Kepala Dinas PUPR, Manto yang ditemui usai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Rabu (15/03/2017).

Manto menambahkan, untuk membangun jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 6-7 meter, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 800 juta. Pihaknya juga telah melakukan survei ke lokasi agar di akhir tahun bisa segera dibuatkan desainnya.

“Dana yang dikucurkan, tidak kurang dari Rp 800 juta per unit jembatan, mengingat bentangannya kurang lebih 12 meter dan lebar 6-7 meter. Kemarin kami sudah melakukan peninjauan, akhir 2017 ini kami ajukan Detail Engineering Design (DED)-nya. Mudah-mudahan 2018 sudah bisa kita lakukan pembangunan,” harapnya.

Dikatakannya, keberadaan angkutan yang sering ngetem menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di jembatan. Selain Jembatan Serong, Jembatan Kali Cabang Barat yang berada di Kelurahan Cipayung Jaya juga menjadi target pembangunan pihaknya.

“Jembatan baru nanti mendampingi jembatan lama, posisinya bersebelahan dan sifatnya serong. Kalau yang sudah ada kan ke kanan arah Citayam, nanti kita buat yang ke arah Pancoran Mas. Total ada dua titik, Jembatan Serong dan Jembatan Kali Cabang Barat. Jika jembatan ini sudah terbangun, maka diharapkan tidak ada lagi titik kemacetan di wilayah tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :