Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti. (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Guna menyediakan wadah komunitas sehat bagi generasi muda, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong akan terus menambah Posyandu Remaja (Posmaja) di tahun 2018. Penambahan Posmaja juga sebagai upaya dalam mendukung Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti mengatakan, sebelumnya di wilayahnya sudah memiliki 15 Posmaja. Untuk itu, di tahun ini, pihaknya berencana menambah lima Posmaja lagi di Cilodong.

“Saat ini kami masih menunggu bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang masih dalam proses. Anggaran yang digunakan di Posmaja ini berasal dari DAK,” ujarnya kepada depok.go.id, Rabu (16/05).

Dikatakannya, pengadaan Posmaja sebagai upaya mewujudkan wadah komunitas sehat bagi remaja. Sebab, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 43 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) bahwa penduduk usia 15-59 tahun khususnya usia remaja harus mendapatkan pelayanan kesehatan setiap bulan di Posmaja.

“Lewat Posmaja ini, para remaja diberi berbagai pengetahuan mengenai pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi, Narkoba Psikotropika dan Zat Adiktif lain (Napza), serta mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat bagi remaja,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan di setiap Posmaja. Diantaranya pemeriksaan kesehatan, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan konseling.

“Jadi, melalui berbagai kegiatan tersebut, kesehatan remaja dapat terus terpantau. Misalnya, pemeriksaan HB, jika ada remaja yang memiliki HB rendah kami akan intervensi dengan pemberian zat besi,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim
Diskominfo

Bagikan post melalui :