Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program P2WKSS Tahun 2019, di Aula Kantor Kecamatan Cipayung, Rabu (16/05/2018). (Foto : Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok cukup serius memperhatikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Depok, agar terjadi pemerataan di semua wilayah. Bahkan, keseriusan tersebut ditunjukkan dengan rencana program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) 2019 yang dilaksanakan sekaligus di 10 RW.

“Untuk pemerataan IPM yang terjadi di Kota Depok, tahun 2019 kami mencanangkan program P2WKSS di 10 RW sekaligus,” ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Depok, Widyati Riyandani, usai melaksanakan Rapat Koordinasi Perencanaan P2WKSS, di Aula Kecamatan Cipayung, Rabu (16/05/18).

RW tersebut, lanjut Wid, sapaannya, terbagi dalam dua kelurahan yaitu 5 di Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) dan 5 di Kelurahan Cipayung. Keduanya berada di Kecamatan Cipayung. Dikatakannya, saat ini kecamatan tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat IPM-nya masih harus mengejar kecamatan lain di Kota Depok.

“Memang untuk standar nilai yang ditetapkan provinsi, IPM Kecamatan Cipayung sudah melewati standar tersebut. Namun jika dibandingkan dengan kecamatan lain di Kota Depok, masih tertinggal. Untuk itu kita kejar dengan kegiatan-kegiatan yang menyentuh masyarakat langsung,” jelasnya.

Adapun RW yang terpilih mendapatakan program P2WKSS antara lain, Kelurahan Boponter di RW 7, RW 8, RW 9, RW 10 dan RW 11. Untuk Kelurahan Cipayung ada di RW 1, RW 2, RW 9, RW 10 dan RW 11.

Camat Cipayung, Asep Rahmat mengatakan, pelaksanaan program P2WKSS dapat menciptakan pembangunan yang merata di wilayah Cipayung. Sehingga IPM di Cipayung diharapkan bisa terdongkrak.

“Mudah-mudahan dengan fokus pembangunan di wilayah Cipayung, dapat meningkatkan IPM kita yang pada tahun 2017 lalu naik 0,5 persen dari 70,28 persen, saat ini menjadi 72,94 persen,” tutupnya.

 

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :