Kepala UPT Puskesmas Tapos, Mamik Juniarti,(Foto : Diskominfo)

depok.go.id- Berbagai persiapan dilakukan oleh Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tapos, jelang penilaian akreditasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Oktober 2018. Persiapan yang dilakukan diantaranya pelatihan bagi tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, penggalangan komitmen bersama baik internal maupun lintas sektor seperti lurah, camat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat  (LPM) dan Dandramil.

“Selain itu kami membuat perencanaan tahunan, menyiapkan dokumen-dokumen, dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan disertai dengan pengujian dari SOP tersebut,” jelas Kepala UPT Puskesmas Tapos, Mamik Juniarti, Senin (16/07).

Menurutnya, berbagai upaya tersebut dipersiapkan untuk dua Puskesmas yang berada di bawah naungan Puskesmas Tapos. Kedua Puskesmas itu adalah UPF Puskesmas Cimpaeun dan UPF Puskesmas Sukatani.

Selain itu, ucapnya, berbagai perbaikan juga tampak dari segi sarana prasarana. Hal tersebut dilakukan agar pasien yang menggunakan pelayanan kesehatan di Puskesmas dapat merasa nyaman saat berada di sana.

“Kami lakukan pengadaan meja resepsionis untuk memberika rasa nyaman bagi pasien saat mendaftar, pengadaan ruang rekam medik agar memudahkan dalam penyimpanan data pasien, membuat dan memperbaiki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) portable, membuat ruang laboratorium, dan menambah jumlah sumber daya manusia (SDM) untuk tenaga laboratorium dan perawat sebanyak satu orang di masing-masing Pukskesmas,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui persiapan yang dilakukan oleh kedua Puskesmas tersebut dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada pasien. Terlebih, pelayanan di Puskesmas harus lebih profesional karena untuk kepentingan masyarakat.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :