depok.go.id – Sejak dipindahnya layanan farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok dari Gedung A yang lama ke Gedung BD yang baru akhir Mei lalu, masyarakat Depok semakin merasakan kenyamanan. Terlebih, dengan dukungan gedung yang bersih, membuat pasien RSUD Depok merasa dinomorsatukan dalam hal pelayanan.

Seperti yang dirasakan langsung oleh Sarjo Santoso (75 tahun), ketika sedang menunggu pemberian obat dari petugas farmasi. Warga Jalan Kunir RT 02/RW 09 Beji, itu kini bisa menunggu pemberian obat di tempat yang sejuk dengan bangku yang nyaman.

“Suasananya enak, bersih, nyamanlah pokoknya setelah dipindah ke sini,” ujar Sarjo, saat ditemui di Gedung BD RSUD Depok, Senin (16/07/2018).

Dia juga mengungkapkan, sebagai pasien prioritas di RSUD Depok dengan riwayat penyakit hernia, Sarjo tidak merasakan antrean sama sekali. Semua dilaluinya dengan lancar, mulai dari pendaftaran hingga menerima obat.

“Paling tadi nunggu kedatangan dokternya saja yang sedang visit ke pasien, secara keseluruhan saya tidak menunggu lama. Baguslah,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, dalam sehari pelayanan farmasi bisa melayani 400 sampai 500 pasien RSUD Depok yang membutuhkan. Meskipun banyak pasien yang terlayani, namun dirinya menjamin kebersihan gedung tetap jadi prioritas.

“Petugas kami akan terus menjaga kebersihan Gedung BD ini, sehingga meskipun pasien sudah banyak yang ke sini, namun akan tetap terjaga kenyamanannya. Ke depan akan lebih kami tingkatkan kembali pelayanan kami, bukan hanya instalasi farmasi, tetapi akan ada penambahan ICU, NICU, PICU, dan HCU saat Gedung BD diresmikan,” ucapnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :