Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Hendrik Alamsyah. (Foto: Jose/Diskominfo).

depok.go.id-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong menargetkan pendataan keluarga sehat di wilayah Kecamatan Cilodong selesai di akhir tahun 2019. Pendataan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Sehat-Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Hendrik Alamsyah mengatakan, pendataan PIS-PK dilakukan dari rumah ke rumah (door to door). Dengan tujuan untuk mengetahui status kesehatan masyarakat di setiap wilayah berdasarkan 12 indikator yang ditetapkan oleh Kemenkes RI.

“Pendataan ini sudah dimulai dari tahun 2018. Hinga sekarang sebanyak 14.044 kepala keluarga (KK) yang telah didata,” tutur Hendrik kepada depok.go.id, baru-baru ini.

Dikatakan Hendrik, dari hasil pendataan yang telah dilakukan, terdapat tiga indikator dari total 12 indikator yang paling rendah capaiannya. Di antaranya,  hipertensi, keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), dan merokok.

“Tiga indikator terendah ini sudah kita intervensi dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan berobat secara rutin ke Puskesmas,” ujarnya.

Dia menambahkan, di tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 22.671 KK yang akan didata. Pendataan meliputi lima kelurahan yaitu Kelurahan  Cilodong, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Jatimulya, Kelurahan Kalimulya, dan Kelurahan Sukamaju.

“Mudah-mudahan dengan program tersebut, kasus-kasus yang selama ini tersembunyi di masyarakat dapat terdeteksi dan diintervensi,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :