SPA3

Edukasi Pelestarian Lingkungan

depok.go.id – Upaya memperluas jaringan, Saung Pustaka Air (SPA) kini hadir di tujuh lokasi yaitu Kampung Utan, Cilawet, Cikambangan, Ratu Jaya, Kampung Serab, Mampangan dan Balegrang di sepanjang sungai Ciliwung.

SPA merupakan wadah edukasi bagi anak-anak yang putus sekolah, khususnya untuk dapat terus belajar, berkumpul dan berkarya. Program Komunitas Ciliwung ini dapat berkembang melalui kerjasama dengan Pemerintah Kota Depok dan Pusat Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI).

Ketua Komunitas Ciliwung, Bayu mengatakan SPA bertujuan sebagai taman baca bagi seluruh elemen yang ada di lingkungan tersebut. Selain itu, sejalan dengan perkembangan saat ini, saung tersebut juga menjadi sentra edukasi penggiat bagi para komunitas yang peduli terhadap sungai Ciliwung.

“Tujuan utamanya yaitu untuk mengedukasi anak-anak agar kembali lagi main ke sungai, belajar mencintai lingkungan dan mereka juga bisa berkarya di sini,” ujar Bayu saat berkunjung ke Diskominfo, kemarin (15/8/2016).

Ia menambahkan, kegiatan belajar mengajar yang rutin dilaksanakan setiap sabtu minggu tersebut diisi oleh anak usia 8 sampai 18 tahun dengan menghadirkan pengajar dari mahasiswa UI.

“Biasanya kita mulai dari jam 08.00 WIB sampai 12.00 WIB, sisanya bermain di sungai, karena kita juga ingin mengenalkan alam lingkungan kepada generasi muda, bahwa sungai juga perlu dilestarikan dan dijaga,” paparnya.

Ketika disinggung masalah dana, Bayu mengatakan saat ini saung-saung tersebut dapat berdiri dan berjalan berkat bantuan dari donatur dan relawan.

“Selain dari donatur, kami juga terkadang mandiri dari setiap orang yang tergabung di Komunitas Ciliwung,” tutup bayu seraya berharap dengan adanya program ini dapat lebih dimanfaatkan sebagai tempat untuk berkumpul, bertemu, serta membagikan potensi sosial kemasyarakatan, sehingga mampu meningkatkan keharmonisan untuk menjaga lingkungan. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

SPA2

Pembelajaran Angklung dari tim pengabdian UI

Bagikan post melalui :