razia dishubdepok.go.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok bekerjasama dengan Polresta Depok pagi tadi melakukan razia ketertiban terhadap sopir angkot di depan Terminal Depok, Rabu (16/09/2015). Selain razia seragam, dilakukan juga razia surat kendaraan bagi angkutan umum yang tidak layak jalan dan masa berlaku suratnya sudah habis.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Kota Depok Jondra Putra mengatakan, razia yang dilakukan ini untuk menegakkan Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang transportasi. Razia ini dilakukan setiap hari dengan memberhentikan sopir yang tidak memakai seragam.

“Tujuannya jelas untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, karena dengan mengenakan seragam maka identitas sopir akan terlihat dan merupakan bukti mereka bukan sopir tembak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Depok Reynold John menambahkan, bagi sopir angkot yang tidak memakai seragam diberikan surat peringatan dan bagi yang tidak layak jalan serta habis masa berlaku surat kendaraannya akan diberikan surat tilang oleh kepolisian. Mereka nanti akan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Depok pada tanggal 25 September.

“Dalam melakukan kegiatan razia tidak hanya fokus di satu pemeriksaan saja, tetapi semua pemeriksaan yang dianggap melanggar aturan,” ujar Reynold.

Mengenai seragam, Reynold melanjutkan, pola pikir sopir angkutan perlu diubah. Menurutnya, sudah disediakan seragam namun selalu saja ada alasan tidak dikenakan. Panas atau tertinggal menjadi alasan, bahkan ada pula yang seragamnya digantung atau ditaruh di dashboard.

“Masih belum ada kesadaran dari mereka, namun kami akan terus melakukan sosialisasi dan tidak segan memberikan sanksi jika mereka melanggar lebih dari tiga kali,” tutupnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :