taspendepok.go.id – Upaya meningkatkan pelayanan kepada peserta maupun penerima pensiun, saat ini PT Taspen Depok memberlakukan “klaim otomatis”, sehingga nantinya para peserta tidak harus datang ke Kantor Taspen atau ke mobil layanan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Cabang PT Taspen Depok, Refriani Roeslai saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/10/15).

“Cara menggunakan klaim otomatis yaitu mulai dari enam bulan sampai dengan satu tahun sebelum pensiun. Calon pensiun mengajukan berkas pensiun ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang disebut Daftar Nominatif Calon Pensiun. Lengkapi juga dengan berkas Formulir Permohonan Pembayaran, lampiran fotokopi KTP, buku rekening, NPWP dan foto suami/istri. Selanjutnya dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), sementara itu untuk Formulir Permohonan Pembayaran dan lampiran, dikirim ke Taspen,” terangnya.

Selanjutnya, sambil menunggu tembusan Surat Keterangan (SK) pensiun dari BKN, maka Taspen bersama BKD berkoordinasi dengan bagian keuangan atau bendaharawan gaji untuk mendapatkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) sebagai dasar penghitungan haknya.

“Dengan demikian seluruh berkas yang disyaratkan menjadi dasar untuk memproses hak calon pensiun, sehingga jika telah lengkap, maka siap dihitung,” tambah pria yang sebelumnya bertugas di Taspen Pontianak.

Setelah penghitingan hak selesai, pada saat jatuh tempo pensiun, maka seluruh hak akan ditransfer ke rekening yang bersangkutan dan disertai dengan pengiriman Pemberitahuan Pembayaran (PB) dan Kartu Identitas Pensiun (Karip) sesuai alamat yang bersangkutan.

Hak-hak pensiunan yang bisa diperoleh mulai dari Tunjangan Hari Tua (THT), pensiun, bahkan Tabungan perumahan yang secara langsung akan masuk ke dalam rekening yang ditunjuk. (Vidyanita/Ed: Fazal Satrio – Diskominfo)

Bagikan post melalui :