depok.go.id – Tak perlu cemas bila anak suka bermain gadget , yang penting adalah terapkan aturan sejak dini dan perlakukan gadget  hanya sebagai alternatif sarana pembelajaran yang berbeda.

Menggunakan gadget harus disesuaikan dengan perkembangan anak. Meski gadget bukan interaksi sosial tetapi fitur menarik yang ditawarkan seringkali membuat anak-anak cepat akrab dengannya. Tak jarang, gadget dianggap sebagai momok bagi anak. Padahal, gadget  sama dengan benda lainnya yang memiliki dampak positif dan negatif.

“Apabila gadget digunakan sesuai dengan usia dan perkembangan anak, tentu gadget akan memberikan dampak positif,” ujar Pelaksana Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Khaerudin.

Perlu diketahui, Gadget merupakan piranti yang berkaitan dengan perkembangan teknologi masa kini. Benda yang termasuk gadget misalnya tablet, smartphone , netbook , dan lain sebagainya. Menurut Khaerudin, siswa sekolah dewasa ini memang sudah memerlukan gadget untuk mencari tugas sekolah. Meskipun demikian, di dalam gadget, smartphone khususnya, tidak semua aplikasi baik digunakan untuk murid yang masih bersekolah.

“Apabila belum saatnya untuk membuka aplikasi atau website yang ada, sebaiknya langsung dibatasi saja baik dari pihak sekolah maupun orang tua di rumah,” imbuh Khaerudin.

Khaerudin juga mengingatkan agar seluruh sekolah di Kota Depok tidak bosan menyampaikan dampak positif dan negatif dari penggunaan teknologi informasi ini. Pihak sekolah juga hendaknya sering melakukan sidak pada gadget siswa untuk memeriksa apakah ditemukan aplikasi atau web-web yang kurang baik di gadget murid yang bersangkutan. Menurutnya, apabila memang ditemukan tidak pelu sampai diambil gadgetnya, cukup dihapus saja sambil diberi pengertian seputar penggunaan gadget yang sehat. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :