depok.go.id – PT KSO Griya Sarana Jaya Property, pengembang apartemen joint venture antara PT Griya Sarana Akbar dan PD Pembangunan Sarana Jaya akan membangun sembilan apartemen Grand Zamzam Towers di Depok dengan pembangunan pertama dimulai pada akhir tahun ini.

CEO PT KSO Griya Sarana Jaya Property, Benny Witjaksono mengatakan pembangunan sembilan apartemen Grand Zamzam Towers (GZT) menelan investasi mencapai sekitar Rp2,25 triliun. Adapun tower pertama yang akan dibangun sebanyak 986 unit dan 29 lantai yang akan dinamakan Tower Cordoba.

“Untuk Tower Cordoba ini diperkirakan menelan investasi sekitar Rp250 miliar. Nanti setelah tower pertama rampung, kita bangun tower-tower berikutnya,” ujarnya saat menggelar Customer Appreciation di lokasi Grand Zamzam Tower, Minggu (15/11).

Benny mengatakan pembangunan Grand Zamzam Tower akan berdiri di atas lahan seluas tiga hektar dengan target rampung secara keseluruhan sekitar delapan tahun hingga 2023 dengan total sekitar 9.000 unit.

“Setiap unit apartemen dibangun di atas lahan 21 meter persegi. Kita kasih harga per unit sekitar Rp350 juta sebelum ada kenaikan untuk yang ingin bayar cash,” ujarnya.

Dia mengatakan apartemen GZT diperkirakan akan menjadi sebuah ikon baru di Kota Depok lantaran dibangun dengan konsep dan desain islami dengan merujuk pada peradaban negara-negara maju.

Pihaknya sengaja membangun apartemen di kawasan Margonda Depok lantaran lokasinya tergolong strategis berdekatan dengan pusat kota, mal, rumah sakit, dan perguruan tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama PD Pembangunan Jaya Nikesman mengatakan pihaknya membangun GZT dengan konsep islami lantaran Kota Depok dikenal sebagai salah satu kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai islam. Nantinya arsitektur GZT akan menjadi corak pembangunan kota dan ikon Depok seperti halnya arsitektur di negara-negara maju.

” kami juga akan bangun masjid yang akan menjadi ciri dan ikon Kota Depok di tengah-tangah apartemen,” katanya.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengatakan saat ini pembangunan apartemen di Kota Depok sudah semakin berkembang seiring terdapat beberapa tower yang sudah berdiri.

Nur Mahmudi berharap adanya pembangunan apartemen GZT dapat meningkatkan perekonomian di Kota Depok tanpa adanya gap antara kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

“Jangan sampai gedung baru semkain bertambah tetapi kemiskinan semakin banyak. Jadi kami berharap pembangunan apartemen GZT ini bisa membuka lapangan kerja baru bagi warga Depok,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :