Ketua LPM Kelurahan Kukusan, Suaipdepok.go.id –  RW 07 Kelurahan Kukusan Kecamatan Beji, sebentar lagi akan memiliki gedung posyandu yang selama ini dinantikan  warganya. Sebab dari delapan RW, hanya RW 07 lah yang belum memiliki fasilitas tersebut.
Ketua LPM Kukusan, Suaip mengatakan, sebelum dimulai pengerjaan pembangunan gedung posyandu tersebut, LPM dan Ketua RW7, Fauzie bekerja sama untuk mencari lokasi yang tepat untuk dibuatkan gedung posyandu yang dinamakan Posyandu Delima tersebut.
“Beberapa bulan yang lalu, LPM dibantu Ketua RW7, Kelurahan Kukusan mencari lahan untuk dijadikan tempat pembangunan gedung posyandu. Sebab selama ini posyandu di RW 07 masih menumpang di tanah warga,” ujarnya.
 Berkat kerja sama antara LPM dan Ketua RW7, Kelurahan Kukusan serta tokoh masyarakat dan warga Perumahan Orchid, akhirnya disepakati fasos dan fasum Perumahan Orchid digunakan sebagai lokasi pembangunan gedung Posyandu Dahlia.
“Telah disepakatinya fasos fasum Perumahan Orchid digunakan untuk posyandu. Kami langsung bergerak cepat mengajukan ijinya ke Pemkot Depok, sehingga pembangunan gedung posyandu ini bisa terlaksana seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan biaya pembuatan gedung Posyandu Dahlia bersumber dari APBD Kota Depok yang diturunkan pada tahun 2018. Sembari menunggu bantuan cair, warga menggunakan anggaran dari swadaya masyarakat setempat untuk pembangunan.
“Dari APBD Kota Depok kita dapat Rp 50 juta dan swadaya sebesar Rp 150 juta. Nantinya digunakan untuk membangun gedung dua lantai seluas 50 meter persegi,” jelasnya.
Dia menambahkan pembangunan gedung posyandu yang sudah dinantikan warga RW7, Kelurahan Kukusan tersebut  berjalan dengan baik dan tanpa ada hambatan dalam pengerjaanya.
“Semoga dengan berdirinya gedung Posyandu Dahlia. Nantinya bisa menunjang kesehatan masyarakat RW7, Kelurahan Kukusan khususnya balita dan ibunya,” pungkasnya.
Penulis : Dian Afrianti Kunto
Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :