srikandi_polresta2

Tim Satgas Srikandi Polresta Depok pada saat melakukan sosialisasi di SDN Mampang 1. Kamis( 16/11/2017). ( Diskominfo)

depok.go.id – Upaya mewujudkan program Pemerintah Kota Depok, yakni sebagai Kota Layak Anak. Tugas (Satgas) Anti Kejahatan Anak dan Wanita (Srikandi) Polresta Depok gencar melakukan sosialisasi anti kekerasan kepada anak di setiap sekolah di Kota Depok.

Anggota Satgas Srikandi Polresta Depok Bripda Kartika mengatakan, langkah sosialisasi yang dilakukan dengan bekerja sama Pemerintah Kota Depok, salah satu cara antisipasi adanya kekerasan di kalangan pelajar di Kota Depok.

Kali ini tim Satgas Srikandi Polresta Depok, tidak hanya fokus dalam penegakan hukum terkait kekerasan pada anak saja, melainkan memiliki tanggung jawab untuk melakukan edukasi dan pencegahan terhadap kekerasan anak.

“Program Srikandi Goes To School ini, merupakan upaya kami dalam mengantisipasi tindak kekerasan terhadap anak. Salah satunya dengan memberikan materi-materi kecil yang dapat diserap oleh para pelajar terkait kekerasan pada anak,” ujarnya usai melakukan sosialisasi di SDN Mampang 1, Kamis ( 16/11/2017).

Dirinya menjelaskan penyampaian materi tersebut tidak hanya dipaparkan melalui slide show saja. Melainkan seluruh anggota srikandi melakukan penayangan video dan melakukan parodi dengan mengajak pelajar disana. Langkah ini dilakukan agar materi yang diberikan mampu cepat diserap oleh pelajar.

“Sosisialisasi kita di kalangan pelajar, jadi cara-cara penyampainya juga berbeda agar mampu cepat ditangkap dan dilakukan untuk kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Dirinya menambahkan dengan sosialisasi dari tim Srikandi, diharapkan kasus kekerasan terhadap anak dapat diminimalisir di Depok. Untuk itu, pihaknya juga membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk terus mensosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Kami tidak mungkin bekerja sendiri, tanpa adanya kerja sama yang kompak oleh seluruh unsur. Maka itu, kami imbau agar lebih peka terhadap anak-anak. Sebab mereka adalah masa depan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Dian Afrianti Kunto

Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :