Gambar ilustrasi, sumber google.

depok.go.id-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memastikan ketersediaan areal makam di Kota Depok aman untuk 50 tahun ke depan. Bahkan, saat ini dari 41,2 hektare Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola pemerintah Kota Depok, belum semuanya terisi untuk pemakaman.

“Dua tahun lalu sudah kami prediksi, ketersediaan makam bisa sampai 50 tahun mendatang dengan luas areal makam yang dikelola Pemkot Depok mencapai 41,2 hektare,” ujar Sekretaris DLHK Kota Depok, Ridwan, di ruang kerjanya, Jumat (16/11/18).

Dirinya juga mengakui, TPU tersebar di 12 titik, namun tidak merata di seluruh kecamatan. Antara lain Kelurahan Pondok Petir, Pasir Putih, Kalimulya 1 dan 2, Sukatani, Bojongsari, dan Tapos.

“Sebagian ada yang belum dimanfaatkan ada yang sudah,” ucapnya.

Ridwan menambahkan, pihaknya tidak bisa memastikan pertambahan luas areal pemakaman setiap tahunnya. Hal ini tergantung pada penyerahan aset dari Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk makam yang dikelola oleh DLHK Depok.

“Awalnya dari pihak perumahan menyerahkan ke Bagian Aset, baru diserahkan ke kami (DLHK),” kata Ridwan.

Dijelaskannya, lahan TPU berasal dari pengembang yang wajib menyerahkan sarana, prasarana, dan utilitas berupa lahan pemakaman dua persen dari luas lahan yang mereka bangun. Dia memperkirakan, di Depok tidak akan mengalami kekurangan lahan pemakaman sampai waktu yang cukup lama.

“Setiap tahunnya lahan pemakaman bertambah, karena secara otomatis developer akan menyumbangkan lahannya sebesar dua persen untuk kepentingan publik. Mudah-mudahan, ini sesuai prediksi kami yaitu lahan pemakaman aman hingga 50 tahun ke depan,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :