Retribusi Dihapus, Warga Diminta Olah Sampah Sendiridepok.go.id – Kota Depok saat ini sudah menghapuskan retribusi sampah bagi para warga yang tinggal di 11 kecamatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hanya memungut retribusi dari jasa komersial seperti rumah makan, pusat perbelanjaan, atau pusat perekonomian lainnya.

Adapun sebagai ganti dari gratis retribusi ini setiap rumah tangga diwajibkan memilah sampah organik dan non organik. Pada dasarnya, tujuan penghapusan retribusi karena Kota Depok ingin menjadi pelopor kota pemilahan sampah langsung dari sumbernya.

“Yang dihapus retribusi sampah untuk rumah tangga saja, sementara tempat komersil tidak,” ujar Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, belum lama ini.

Menurut Nur Mahmudi, hal itu juga dipicu dari berkurangnya kemampuan TPA Cipayung dalam menampung sampah Kota Depok, sehingga warga diminta untuk melakukan pemilahan sampah agar sampah yang dibuang ke TPA hanya residu saja.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Kusumo, mengatakan dengan memilah sampah sejak dari rumah tangga, hal itu menurutnya sebagai pemicu kesadaran masyakarat untuk peduli terhadap kebersihan.

Nantinya, sampah sampah yang telah dipisahkan warga antara sampah organik dan non organik tersebut akan dibawa oleh petugas kebersihan secara berkala dan diangkut ke tempat pengelolaan sampah yang ada di Kota Depok.

“Untuk sampah organik, petugas akan membawa ke unit pengolahan sampah untuk dijadikan pupuk. Sementara untuk sampah dengan golongan non organik akan dibawa oleh petugas ke tempat pengelolaan sampah (Bank Sampah) untuk dimanfaatkan kembali, kemudian residu akan dibawa ke pembuangan akhir Kota Depok yang berada di Cipayung,” tandas mantan Sekretaris Kecamatan Pancoran Mas. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :