Kepala Disporyata, Wijayanto ( kanan) memberikan piagam dan plakat kepada Koko Thole sebagai penerima penghargaan kategori pelopor dan inisiator ASB Tahun 2019. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menggelar acara Anugerah Seni dan Budaya Kota Depok Tahun 2019 yang melibatkan pelaku seni dan budaya di Hotel Savero Depok, kemarin malam. Dalam Event tersebut, Pemkot Depok memberikan penghargaan kepada enam pelaku seni dan budaya yang telah berdedikasi dalam melestarikan seni dan budaya di kota yang memiliki tagline Kota Bersahabat (Friendly City) ini.

Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto mengatakan, acara tersebut pertama kali digelar. Dengan tujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan pelaku seni budaya.

“Pada even ini, kami memberikan apresiasi kepada enam  kategori. Masing-masing kategori memiliki tiga kandidat. Semua dinilai oleh dewan juri  berdasarkan kiprahnya dalam pelestarian seni dan budaya,” ujarnya kepada depok.go.id usai acara tersebut.

Dirinya menjelaskan, Kategori Pencipta dan Pembaharu diberikan kepada Budi Agustina dari Sanggar Ayodyapala, Kategori Pelopor dan Inisiator diberikan kepada Koko Thole. Selanjutnya Kategori Pelestari diberikan kepada Ratu Faradiba dengan Depok Hileritage-nya.

“Kategori Komunitas diberikan kepada Kumpulan Orang-Orang Depok, Kategori Maestro Seni dan Tradisi diberikan kepada Buang Jayadi atau Gong si Bolong. Serta Kategori Anak dan Remaja diberikan kepada Pascalia Lucecita, seorang siswi SMAN 5 Depok yang pernah bernyanyi solo di depan Presiden RI Joko Widodo, “ jelasnya.

Melalui acara tersebut, dirinya berharap seni dan budaya di Kota Depok dapat terus dijaga dan dipertahankan. Termasuk mengedukasi masyarakat untuk melestarikannya.

“Ini hanya bentuk apresiasi. Kami yakin para pelaku seni budaya terus semangat dalam memajukan Kota Depok. Mudah-mudahan acara ini dapat diterima oleh mereka serta bisa menjadi acara rutin tahunan,” tutupnya.

 

 

Penulis : Janet Swastika

Editor : Jose Marques

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :