Hibah lahan seluas 1,6 Hektar yang diberikan Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, memberikan dampak positif bagi warga di sekitarnya. Lahan yang berdiri di Kecamatan Cinere ini nantinya akan dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) namun, muncul usulan dari Dede Hidayat, Lurah Gandul, agar lahan yang bernilai 21 M itu diperuntukan pembangunan SMK Negeri, mengingat di Kecamatan tersebut belum ada SMKN.

 “Alangkah lebih baik jika lahan tersebut dijadikan SMK Negeri, mengingat Kecamatan Cinere belum memiliki SMKN,” tutur Dede saat memberikan usulan di Aula Lantai 5 Balaikota Depok, kemarin.

Ketika dikonfirmasi terkait alihan penggunaan lahan, Murtiningsih, Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Pemeliharaan Aset, mengatakan yang berhak memutuskan terkait fungsi adalah Kementerian Keuangan selaku pengelola barang. Jika nanti Walikota atau Masyarakat ada permintaan lain, dapat dikordinasikan dengan pihak terkait. “Nanti bisa ajukan ke Kementerian Keuangan setelah itu ada proses dan tahap yang harus dilalui, tugas kami hanya memfasilitasi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengatakan sah-sah saja bila timbul usulan terkait penggunaan lahan hibah namun, dirinya mengaku harus ada persiapan dulu dari mulai administrasi pemerintahan sampai kepada lapangan.

“Kita lihat saja nanti, karena saya harus lihat bagaimana kondisi di lapangan dulu baru dimusyawarahkan, untuk apa nantinya lahan tersebut. Paling tidak, Depok sudah mendapatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 1,6 Hektar,” Jelas Nur.

Penulis    : Vidyanita Iqomah Editor     : Manapar Manullang

Bagikan post melalui :