depok.go.id- Operasi gabungan kendaraan bermotor yang tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) digelar Dinas Perhubungan bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Kepolisian dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat. Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Wali Kota Depok Mohammad Idris yang juga turut dalam operasi gabungan ini, mengatakan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak khususnya kendaraan bermotor masih minim. Karena itu, perlu dilakukan sosialisasi agar semua pengendara dapat membayar pajak sebelum waktu yang sudah ditetapkan.

Dikatakannya, pajak kendaraan merupakan salah satu potensi pendapatan daerah di Kota Depok. Pasalnya, pajak kendaraan yang masuk ke Provinsi Jawa Barat, 30 persennya masuk pada pendapatan di Kota Depok.

“Untuk pajak kendaraan ini bagi hasil dengan provinsi maka kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar pendapatan Depok dapat meningkat,” tutur Mohammad Idris, saat memimpin apel operasi gabungan di Grand Depok City (GDC), Selasa (17/04/2018).

Dirinya berharap dengan upaya yang dilakukan baik dengan operasi gabungan maupun keberadaan layanan Samsat Keliling dapat meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kota Depok. Dengan begitu berbagai pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana.

Untuk diketahui, dalam operasi gabungan tersebut juga dilengkapi dengan layanan Samsat Keliling. Nantinya, melalui operasi yang dilakukan jika ditemukan masyarakat yang belum membayar pajak akan diarahkan untuk langsung melakukan pembayaran.

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :