Salah satu pasien RSUD Depok sedang menyalurkan hak pilihnya. Tampak Ketua PPK Sawangan, Matobi (kanan) ikut memantau proses pencoblosan di RSUD Depok. (Foto: Nurul/ Diskominfo)

depok.go.id – Sebanyak 45 pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok menyalurkan hak pilihnya di ruang perawatan rumah sakit saat pencoblosan Rabu (17/04/19). Mereka merupakan pasien yang sedang menjalani perawatan inap dan masih membutuhkan perawatan medis di RSUD Depok.

Menurut Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri, RSUD ikut serta menyukseskan pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Untuk mekanisme pencoblosan dilakukan pasien ruang perawatan di lantai 5, 6, dan 7 RSUD Depok.

“Para petugas mendatangi setiap pasien di tempat tidurnya untuk mencoblos. Harapan kami semoga pemilu 2019 berjalan dengan jujur, aman dan kondusif,” ucapnya kepada depok.go.id di RSUD Depok, Rabu (17/04/19).

Lebih lanjut, ucapnya, untuk para petugas RSUD yang hari ini tetap masuk sebanyak 21 orang diminta untuk mencoblos di TPS di sekitar RSUD Depok. Tentu mereka sebelumnya sudah mengurus formulir A5 agar bisa mencoblos di luar domisili tempat tinggalnya.

“Sebelumnya kita sudah meminta petugas yang masuk hari ini untuk mengurus formulir A5. Jadi mereka tetap menyalurkan hak pilihnya di TPS dekat RSUD Depok,” katanya.

Dirinya menambahkan, apapun hasil pemilu diharapkan bisa melahirkan pemimpin yang amanah. Selain juga mampu bertanggung jawab dan membela kepentingan rakyat.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawangan, Matobi mengatakan, para pasien RSUD Depok memberikan suaranya melalui Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16, 19, 24, dan 27 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan. Dikatakannya, pihak PPK sudah sejak jauh hari berkoordinasi dengan RSUD mengenai pencoblosan bagi pasien yang sedang dirawat. RSUD Depok pun menyambut baik dan membantu para petugas KPPS untuk bertugas.

“Untuk pasien RSUD Depok yang rawat inap bisa menggunakan hak pilihnya langsung di RSUD tanpa harus keluar rumah sakit. Semua kami fasilitasi karena mereka memiliki hak pilih yang sama,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :