Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik Kota Depok, Mulyadi. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id –  Memenuhi kebutuhan dasar anak di bidang pendidikan, menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok berusaha mengakomodir berbagai segmentasi pelajar dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar hak anak mendapatkan pendidikan bisa dicapai.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik Kota Depok, Mulyadi menjelaskan, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kota Depok sekitar 10,92 tahun dan Harapan Lama Sekolah (HLS) sebesar 14,08 tahun.

“Kita membuka dua jalur PPDB, yaitu jalur akademik yang pendaftarannya dilakukan secara daring (online), sementara yang non-akademik kita lakukan secara luring (offline),” katanya, di Aula Disdik Depok, Kamis (17/05/2018).

Mulyadi merinci, di antara jalur non-akademik adalah pelajar berprestasi dan prasejahtera. Dikatakannya, bagi yang masuk melalui jalur prestasi, mereka akan diuji sesuai dengan kompetensinya.

Sementara bagi yang perekonomiannya kurang mampu, kata Mulyadi, bisa masuk dengan memanfaatkan kuota 20 persen dari daya tampung di setiap sekolah. Namun, imbuhnya, jika jumlah pendaftar lebih dari kuota, pihak sekolah juga harus melakukan seleksi kembali.

“Dengan kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Depok yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi. Siswa juga tidak diminta membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), buku, atau LKS,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

 

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :