Kegiatan PKP di ruang rapat DKUM Kota Depok, lantai 7, gedung Dibaleka II, Rabu (17/07/19). (Foto: Jose/Diskominfo).

depok.go.id-Sebagai upaya meningkatkan mutu produk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner di Kota Depok, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) secara rutin memberikan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP). Untuk tahun 2019, ditargetkan sebanyak 240 pelaku UMKM kuliner yang akan diberikan PKP.

“Kegiatan ini terdiri dari delapan angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 30 peserta,” tutur Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro (PPUM), DKUM Kota Depok, Dewi Indrianti, kepada depok.go.id, Rabu (17/07/2019).

Dikatakannya, kegiatan tersebut sangat penting bagi pelaku usaha mikro yang khususnya bergerak di bidang kuliner. Sebab, dapat memberikan kepastian keamanan pada proses pembuatan makanan dan minuman.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi bagi para pelaku usaha, sehingga mereka bisa memahami pentingnya kelayakan produksi dan kesehatan bagi produk yang dihasilkan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, penyuluhan itu juga merupakan salah satu syarat untuk memperoleh sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Sebab, nantinya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok akan melakukan survei ke lokasi usaha dari setiap peserta untuk melihat proses pengolahan makanan atau minuman yang dihasilkan.

“Apabila dinyatakan lolos, maka para peserta akan mendapatkan sertifikat P-IRT. Sehingga masyarakat semakin merasa nyaman dan percaya saat menikmati produk tersebut,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :