depok.go.id. Siapa sangka miniatur alat musik Gong si Bolong karya masyarakat Kelurahan Tanah Baru, ternyata dibuat dari barang bekas tak terpakai seperti tripleks dan stirofoam. Namun, meski hanya dari barang bekas, kerajinan ini sekarang diminati para tamu yang berkunjung ke Kota Depok.

Perajin miniatur Gong si Bolong, Irfan Maulana mengatakan, bahan dasar pembuatan miniatur Gong si Bolong diprioritaskan menggunakan barang bekas layak pakai. Selain untuk memimalisir sampah, modalnya pun tidak terlalu banyak.

“Awal pembuatan memang permintaan Bapak Lurah Tanah Baru. Saya dari awal sering membuat kerajinan tangan berbahan dasar barang bekas. Setelah jadi Gong si Bolong ini, ternyata apresiasinya besar,” ujarnya kepada depok.go.id, baru-baru ini.

Dirinya menjelaskan, pembuatan miniatur Gong si Bolong juga sebagai bentuk dari upaya pelestarian sejarah. Sebagai masyarakat Tanah Baru, Irfan berharap, alat musik legendaris ini dapat dikenal seluruh masyarakat.

Irfan menambahkan, pembuatan miniatur Gong si Bolong tidak terlalu sulit. Semua prosesnya menggunakan tangan tanpa alat bantu, dan pengerjaannya bisa selesai dalam waktu satu hari.

“Menggunakan tangan sendiri agar hasilnya maksimal. Saya berkeinginan agar ke depan ada inovasi baru terkait tampilan dan kemasannya. Terlebih, miniatur ini dapat dibuat massal dengan memberdayakan teman-teman di sini,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :