pak wijay

Kepala Disrumkim Kota Depok, Wijayanto. (Foto : Diskominfo).

depok.go.id – Guna mengurangi 29 titik pemukiman kumuh yang tersebar pada 11 kelurahan di Kota Depok,  Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok menerapkan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat dan sudah dilaksanakan sejak tahun 2015 itu, diharapkan mampu membuat Depok bebas kumuh tahun 2019.

Kepala Disrumkim Kota Depok, Wijayanto mengatakan, dalam mendukung program Kotaku, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam menata kawasan kumuh. Upaya yang dilakukan mulai dari perbaikan jalan, pembuatan saluran air bersih dan drainase, pembuatan septictank,  dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Program Kotaku untuk mewujudkan konsep 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum dan sanitasi, serta 0 persen pemukiman kumuh,” tuturnya kepada depok.go.id, Selasa (17/10/17).

Ia menambahkan, melalui program Kotaku Pemkot Depok menargetkan mengurangi kawasan kumuh hingga nol persen.

“Kita menargetkan sampai tahun 2019 sudah tidak ada lagi kawasan kumuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan kawasan kumuh ini meliputi aspek pembangunan infrastruktur dan pendampingan sosial dan ekonomi untuk keberlanjutan penghidupan masyarakat yang lebih baik di lokasi permukiman kumuh.

“Kita berharap melalui program Kotaku mampu mengatasi kawasan kumuh yang ada di Kota Depok, sehingga lebih asri, bersih, dan tertata rapi sesuai dengan visi Kota Depok yaitu unggul, nyaman, dan religius,” tutupnya.

Penulis : Jose Marques

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :