pleno tingkat kota

Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Kemarin (16/12/15). (Foto : Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Setelah melalui beberapa tahap, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok akhirnya menetapkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna sebagai calon terpilih yang akan memimpin Kota Depok periode 2016-2021.

Hal ini terbukti dengan perolehan suara terbanyak pada rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Kemarin (16/12/15).

Ketua KPU, Titik Nurhayati, mengatakan setelah melakukan pleno penetapan perolehan suara, KPU akan menetapkan secara resmi pasangan calon yang terpiih pada 22 Desember 2015. Bila tidak ada gugatan, pasangan Idris – Pradi akan ditetapkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Depok untuk lima tahun mendatang.

“Diperkirakan pelantikannya nanti serentak dengan daerah lain yang juga mengadakan Pemilihan Kepala Daerah,” ujar Titik.

Titik menuturkan pasangan Dimas – Babai mendapat perolehan suara sebanyak 253.086 suara, sedangkan pasangan Idris – Pradi unggul dengan prolehan suara 411.367 suara. Total pemilih sebanyak 664.453 atau sekitar 56,10 persen dari total daftar pemilih tetap di Depok yang berjumlah 1.222.029 pemilih. 

“Partisipasi hanya naik dua persen dari total partisipasi Pilkada 2010,” ujarnya.

Adapun jumlah suara yang sah sebanyak 664.435 suara dan 28.412 surat suara tidak sah. Total jumlah suara sah dan tidak sah mencapai 692.865 surat suara. 

“Surat suara yang tidak digunakan langsung disilang. Sejauh ini hanya ada masalah pengadministrasian saat pemungutan di TPS,” ucapnya.

Terkait kesalahan yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS, Panitia Pemilihan Kecamatan telah memperbaiki kesalahan administrasi saat pleno tingkat kecamatan. 

Lebih jauh dia mengatakan, akan ada dua termin yang terpisah untuk pelantikan calon terpilih yang mengacu pada Peraturan KPU. Bila tidak ada gugatan, surat keputusan calon terpilih akan segera diserahkan sehari setelah penetapan. 

Sementara itu, bagi yang ada gugatan, menunggu sampai putusan selesai sekitar Maret 2015. “Kami masih menunggu keputusan pelantikan, diperkirakan Juli 2015,” tutupnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :