atlet petanque

Atlet Petanque Kota Depok, Anom Rifki Irfansyah. (Foto: Istimewa/Janet)

depok.go.id- Pelatih Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Depok, Yasep Setia Karnawijaya menargetkan lebih dari satu medali emas yang akan direbut pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) 2018. Target tersebut sangat relevan mengingat Petanque Kota Depok cukup berprestasi baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Atlet Kota Depok Anom dan Prakash sudah memiliki bekal pengalaman pada SEA Games lalu di nomor Double Man. Atlet-atlet yang dipilih memang bukan sembarang, mereka diseleksi dengan ketat. Rata-rata merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang ber-KTP Kota Depok dan kesehariannya telah terbiasa dengan olahraga ini,” jelasnya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakannya, pada BK Porda kali ini, pihaknya tidak menurunkan pemain inti. Sebab hal tersebut merupakan bagian dari taktik permainan.

“Kita lihat prestasi cukup mengagumkan dengan berhasil masuk delapan besar ini adalah taktik, agar dalam event utama nanti mampu menggilas lawan yang belum mencium kemampuan Kota Depok,” katanya.

Sementara itu, atlet Petanque Kota Depok, Anom Rifki Irfansyah, mengaku baru saja kembali dari pertandingan di Yogyakarta. Karena itu, dirinya dibebaskan oleh pelatih agar dapat bermain cantik dan tidak membuat beban pikiran saat menjalani pertandingan.

“Saya melakukan semua yang dikatakan pelatih dan  berhasil meraih medali emas nomor Shooting Man di Babak Kualifikasi Porda Jabar di Bandung pada hari ini (14/12),” tuturnya.

irinya menambahkan, bermain lepas dilakukan agar memberikan hasil yang maksimal.  Maka itu, sambungnya, bukan tak mungkin Anom akan mampu menorehkan prestasi tinggi berbekal segudang jam terbang.

“Saya  tidak ragu ingin merebut dua emas pada Porda mendatang, karena lawan yang akan dihadapi pada Porda sudah dikenal. Jadi tinggal mengatur strategi dan bermain lepas untuk mencapai target,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :