Disdagin Kota Depok saat melakukan pemantauan harga di salah satu pasar tradisional, belum lama ini. (Foto: dok. Disdagin)

depok.go.id- Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, harga kebutuhan pokok di Kota Depok masih belum mengalami kenaikan yang signifikan. Hal tersebut berdasarkan pantauan yang rutin dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok di lima pasar tradisional yang dikelola oleh pemerintah.

“Pada dasarnya bahan pokok yang kami pantau adalah yang memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu beras, daging, minyak goreng, telur, dan gula pasir,” tutur Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kota Depok, Anim Mulyana saat ditemui depok.go.id di ruang kerjanya, Senin (17/12/18).

Anim, sapaannya, menjelaskan, harga sejumlah bahan pokok tersebut masih terpantau stabil. Untuk harga beras kualitas medum Rp 9.499/kg, gula pasir Rp 12.500/kg, daging sapi murni Rp 115.714/kg, daging ayam broiler Rp 36.307/kg, telur ayam broiler Rp 24.947/kg, dan minyak goreng curah/liter Rp 10.986.

“Untuk komoditi lainnya juga belum mengalami kenaikan yang signifikan. Misalnya cabai merah keriting Rp 28.658/kg dari sebelumnya Rp 28.971/kg, bawang merah sedang Rp 26.887/kg dari sebelumnya Rp 26.593/kg, dan bawang putih biasa Rp 23.504/kg dari sebelumnya Rp 23.418/kg. Jika ada kenaikan itu masih dikisaran Rp 1.000 – Rp 2.000,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, guna mengantisipasi kenaikan harga jelang Natal dan Tahun Baru 2019, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipatif. Diantaranya menggelar operasi pasar murah baik yang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) maupun yang diadakan oleh Disdagin. Kemudian, melakukan pemantauan harga secara berkala.

“Kami juga mengimbau para pedagang untuk tidak memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru 2019 dengan menaikan harga setinggi-tingginya. Sebab, pasokan bahan pokok untuk Kota Depok sejauh ini masih cukup,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :