Wali Kota Depok Mohammad Idris, saat melakukan pemusnahan Miras di Halaman Balai Kota Depok, Kamis (13/12/18). (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id- Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kota Depok menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Untuk menegakkan hukum, Pemkot Depok akan mengevaluasi Aturan Miras yang ada.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan akan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok untuk melakukan kajian terhadap aturan yang ada.

“Ini yang harus dikaji, Tipiring harus detail, mana yang ringan mana yang berat. Untuk menentukan hukuman yang pantas bagi yang mengonsumsi Miras maupun bagi pengedar. Sehingga angkanya bisa ditekan seminimal mungkin,” terangnya.

Dikatakannya, saat ini Pemkot Depok telah memiliki Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Aturan inilah yang nantinya akan dievaluasi.

“Memang harus ada kajian terlebih dulu. Diharapkan nantinya melalui kajian yang sudah dilakukan Satpol PP dan Kesbangpol bisa terbentuk Perda maupun Perwal,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengatakan, pihaknya sangat mendukung jika ada pembahasan terkait aturan perundangan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui batasan hukuman yang harus dikenakan bagi pelanggar.

“Untuk menegakkan hukum di Kota Depok memang harus ada aturannya. Kami siap melakukan pembahasan jika memang sudah ada instruksinya,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor : Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :