dewan pengawas pdam

Pelantikan dewan pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok periode 2016-2019 di aula lantai 5, Gedung Balai Kota Depok, Depok. (Foto: Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, melantik dua orang dewan pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok periode 2016-2019 di aula lantai 5, Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok. Dua orang dewan pengawas yang dilantik tersebut berasal dari unsur profesional, yaitu Bambang Wispriyono dan unsur masyarakat yang merupakan konsumen dari PDAM Depok yakni Banu Muhammad Haidlir.

Wali kota yang menjabat selama dua periode ini mengatakan, dengan pengangkatan dewan pengawas tersebut, ia berharap mereka dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya. Terlebih, mereka akan memperkuat dan mendampingi PDAM Kota Depok.

“Dengan adanya penyerahan aset dari PDAM Kahuripan Kabupaten Bogor ke Kota Depok, baik berupa barang, peralatan, maupun SDM, PDAM Kota Depok harus mempunyai langkah-langkah strategis untuk memperkokoh kontinuitas penyediaan air yang baik di Depok,” papar Nur Mahmudi.

Menurut Nur Mahmudi, untuk Kota Depok yang berpenduduk 2,1 juta, Kota Depok butuh konsumsi air yang berkualitas. Hal tersebut dibutuhkan guna mendukung penyediaan makanan yang bersih, pelayanan kesehatan, ataupun kelancaran produksi di sektor industri.

Alhamdulillah Depok terkenal dengan udara bersih dan air permukaan tanah masih relatif bersih, sehingga tuntutan air bersih masih memakai air tanah, khususnya untuk kepentingan rumah tangga, sedangkan untuk dunia industri kebutuhan air bersih sudah terpenuhi oleh PDAM, kami meminta agar air tanah diminimalisir,” ungkapnya.

Lebih dalam, Nur Mahmudi menyatakan, saat ini permukiman baru di kota ditemukan beberapa wilayah dengan air tanah kurang memenuhi syarat. Untuk itu, PDAM memiliki sasaran untuk menyuprai ke wilayah tersebut yang akan menjadi prioritas. Selain juga yang menjadi prioritas PDAM lainnya adalah di pusat perdagangan dan industri.

Nur Mahmudi berharap dengan terbentuknya struktur dewan pengawas, maka SDM di PDAM Tirta Asasta Kota Depok bisa lebih kokoh lagi. Bahkan pihaknya meminta agar segera dibuat perencanaan strategis dalam meningkatkan jangkauan air minum, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Depok.

“PDAM Tirta Asasta bisa merambah bisnis air bersih hingga ke wilayah lain yang menjadi tetangga Kota Deppok, tetapi prioritas tetap di Depok dulu, jangan sampai kekurangan air bersih,” tandasnya. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :