pak manto

Kepala Dinas PUPR Manto. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id –Sejak dilantik 17 Februari lalu, Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, langsung fokus bekerja memperbaiki infrastruktur. Kerja keras itu, kini membuat jalan di kota Depok 90 persen mulus sehingga makin nyaman dilintasi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, memang berkomitmen untuk terus berupaya membenahi jalan-jalan yang rusak. Ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan visi Kota Depok yaitu unggul, nyaman dan religius. Pembangunan infrastruktur dilakukan agar warga dan investor nyaman. Namun, untuk perbaikannya, koordinasi dengan pemerintah pusat tetap dilakukan.

“Kami selalu memotivasi Satuan Tugas (Satgas) yang kita miliki dengan motto, berkata-katalah dengan bekerja, jangan bekerja dengan berkata-kata. Sehingga, kekompakan dapat terjalin dan pembangunan infrastruktur dapat terus dilakukan,” ujar Kepala Dinas PUPR Manto, usai menghadiri kegiatan satu tahun kepemimpinan Wali Kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok di aula lantai 1 Balaikota Depok, Jumat (17/02/17).

Selain itu, kata dia, pihaknya sedang merencanakan penambahan kapasitas jalan tembus untuk menambah daya dukung jalan alternatif, hal ini dilakukan sebagai solusi dari persoalan kemacetan yang mendapat perhatian untuk dilakukan pembenahan.

“Nanti kita juga akan buat jalan tembus ke Cinere, sebagai jalan pendamping Tol Cijago. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” tambahnya.

Dikatakannya, tidak semua rencana dapat berjalan dengan mulus. Rencana pelebaran jalan di Jalan Raden Saleh dan Simpangan Depok misalnya, itu cukup serius digarap Pemkot Depok. Namun, saat akan dibebaskan warga selalu meminta harga tinggi.

“Warga mematok harga terlalu tinggi, mereka minta Rp 40 juta per meter,” ucapnya.

Tapi, pihaknya tidak menyerah dengan keadaan. Tahun 2018, pihaknya tetap menganggarkan untuk pelebaran jalan. Diharapkan warga dapat memahami kerja pemerintah agar pelebaran jalan yang menjadi kebutuhan semua pihak dapat terealisasi dengan baik dan tidak gagal dalam proses lelang.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :