umkm telur gabus1

Pelaku UMKM olahan telur gabus Kecamatan Cipayung Dewi Andarwati (kiri) beserta Pelaku UMKM olahan sambal Kuat Bunda Sejati Kecamatan Cipayung Nur Farida mengikuti Pasar Tani di halaman Balai Kota Depok, belum lama ini. (Foto: Guntur/Diskominfo)

depok.go.id – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memandang program Depok Sahabat UMKM membawa dampak positif bagi mereka. Pasalnya, dengan adanya program tersebut kemudahan dalam mengurus perijinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

Pelaku UMKM asal Kecamatan Cipayung Nur Farida mengatakan, usaha olahan sambal miliknya sudah memiliki PIRT setelah melalui proses yang cukup mudah. Bahkan, waktu yang diperlukan pun relative cepat.

“Kalau produk UMKM saya bernama produk olahan sambal Kuat Bunda Sejati. Alhamdulillah, tahun 2017 ini sentra usaha saya sudah memiliki ijin PIRT,” katanya kepada depok.go.id, Jumat (17/03/2017).

Karena itu, dirinya menghimbau kepada pelaku UMKM lainnya di Depok, agar senantiasa memprioritaskan segala bentuk perijinan usaha yang ada. Karena menurutnya, proses pengurusan ijin tersebut tidaklah rumit.

“Bagi para pelaku UMKM yang terpenting adalah mengikuti setiap prosedur yang ditentukan. Bila sudah memenuhi segala prosesnya, tidak sampai tiga bulan ijin sudah diperoleh,” tuturnya.

Sementara itu, Pemilik UMKM olahan telur gabus asal Kecamatan Cipayung, Dewi Andarwati menilai, Pemerintah Kota Depok memberikan kemudahan ijin usaha bagi pelaku UMKM. Sebab, para pelaku usaha juga diberikan pelatihan oleh Dinkes Kota Depok secara gratis.

“Banyak sekali pelatihan-pelatihan yang selama ini diadakan oleh dinas. Kalau saya sendiri sudah ikut lima kali pelatihan UMKM yang diadakan oleh Pemerintah Kota Depok secara gratis,” tandasnya.

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :