Puluhan siswa di lingkungan Cipayung mengikuti Pesta Siaga di Lapangan SLBN Kota Depok, belum lama ini. (Foto : Istimewa)

depok.go.id-Ekstrakurikuler Pramuka diketahui cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Bahkan, melalui kegiatan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) dalam kegiatan Pramuka, siswa dididik menjadi seorang yang mandiri dan bertanggung jawab.

Majelis Pembimbing Khusus (Mabigus) sekaligus Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok, Cornelia Dewi mengatakan, kegiatan Pramuka di sekolahnya juga menjadi jembatan bertemunya siswa umum dengan siswa yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Di dalam kegiatan Pramuka, semua peserta didik berbaur. Tidak ada yang membedakan satu sama lain,” ujarnya, usai kegiatan Kwartir Ranting Pesta Siaga 2019 di SLBN Kota Depok, baru-baru ini.

Dirinya menjelaskan, fungsi PPK itu sendiri untuk memperkuat karakter siswa dan membentuk harmonisasi olah hati (etika dan spiritual), olah rasa (estetika), olah pikir (literasi dan numerasi) dan olahraga (kinestetik) sesuai dengan falsafah Pancasila.

“Kami juga mengadakan lomba. Melalui lomba tersebut, terbangun kebersamaan, gotong royong, empati, sportivitas, kasih sayang, tampil berani, dan bersikap santun terhadap orang tua, saudara yang lebih tua karena dibantu juga oleh pembina dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Kecamatan Cipayung,” jelasnya

Sementara itu, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), yang juga merupakan Camat Cipayung, Asep Rahmat berharap, selain mengenalkan ABK dengan siswa umum, peserta didik dapat mengenal visi misi Kota Depok sebagai pengetahuan dasar anak-anak Pramuka Siaga.

“Kita juga harus mengenalkan visi misi Kota Depok, serta sistem pemerintahannya dengan cara memberikan pertanyaan kepada para peserta. Jika berhasil menjawab, kami beri hadiah sebagai apresiasi. Karena pada dasarnya, anak Pramuka harus tahu itu,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :