zanda crosser

Sosok Zanda crosser cilik wanita asal Kota Depok saat latihan motocross. (Foto: Dian/Diskominfo)

depok.go.id- Kehadiran crosser cilik wanita asal Kota Depok, Frideswide Aurazanda atau yang biasanya dipanggil Zanda tak dipungkiri karena pengaruh dari Raden Ajeng Kartini yang telah mengubah cara pandang seseorang dalam perspektif mengenai perempuan. Warga Kecamatan Cilodong tersebut berhasil membuktikan wanita saat ini sudah dapat disetarakan dengan laki-laki.

Zanda mengatakan, dirinya memulai ketertarikannya terhadap dunia motocross, karena mengikuti jejak sang ayah yang juga gemar dengan dunia olahraga otomotif itu. Menurutnya, sejak berusia tujuh tahun sudah sangat tertarik dengan dunia balap, dan suatu hari meminta dibelikan motor balap kepada ayahnya yang bernama Selamet Budiono.

“Kalau ingin menjadi pembalap memang kemauan sendiri, tetapi kalau mulai suka, karena papa juga suka dengan dunia olahraga otomotif dan aku ingin seperti Sheva Anella Ardiansyah crosser terbaik Indonesia,” ujarnya kepada depok.go.id, Selasa (18/04/2017).

Lebih lanjut, menyambut Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2017, gadis berusia delapan tahun ini menginginkan pembalap wanita tidak dipandang sebelah mata, karena saat ini pembalap perempuan sudah menunjukan prestasinya lewat berbagai ajang kejuaraan untuk membawa nama kota, provinsi hingga nasional. Dirinya pun ingin Pemerintah Kota untuk lebih memperhatikan kehadiran crosser di Depok.

“Dengan menyambut Hari Kartini, harapan aku semoga semakin banyak pembalap wanita dan prestasi yang diraih,” katanya.

Sementara itu, Ayah Zanda, Slamet Budiono mengaku, dirinya mendukung dengan hobi yang digeluti anak perempuannya tersebut. Dengan harapan Zanda tetap bertanggung jawab dengan pilihan hobi dan sekolahnya.

“Saya sebagai orang tua mendukung saja selagi itu kegiatan positif. Sampai saat ini, tidak ada yang dikhawatirkan, semua nilai pelajaran mendapatkan nilai yang bagus. Zanda ditangani pelatih profesional, ini yang membuat saya mendukungnya,” tuturnya.

Slamet menambahkan, dalam momentum peringatan Hari Kartini, dirinya berharap Zanda dapat menjadi contoh bagi anak-anak seusianya dalam menyalurkan hobi menjadi prestasi yang membanggakan.

“Semoga cita-cita Zanda dapat terkabul menjadi croser yang tembus Internasional,” harapnya.

Sebagai informasi, Zanda baru saja mengikuti kejuaraan tingkat nasional di Kota Solo pada Maret lalu. Selain itu, dari hasil kerja keras Zanda yang sering mengikuti kejuaraan motocross pun sudah menambah prestasi untuk Kota Depok.

 

Penulis: Dian Afrianti Kunto

 

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :