Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan (ketiga kiri) bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Misbahul Munir dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Diah Sadiah, saat memberi pemaparan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 terkait TKA di Ballroom Margo Hotel pada Rabu (18/04/2018). (Foto : Janet/Diskominfo)

depok.go.id- Imigrasi Kelas II Depok menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang tenaga kerja asing (TKA) di Ballroom Margo Hotel pada Rabu (18/04/2018). Sosialisasi tersebut diberikan kepada puluhan perusahaan yang memakai tenaga kerja asing (TKA) di Kota Depok , agar mereka paham dengan regulasi yang sudah diterbitkan melalui Perpres.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan mengatakan, pihaknya ingin mensosialisasikan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang TKA yang akan berlaku tiga bulan ke depan. Selain itu, sosialisasi tersebut juga dimaksudkan sebagai upaya pencegahan terhadap pekerja imigran Indonesia nonprosedural sekaligus dari sisi sosialisasi  penegakan hukum Keimigrasian.

“Kami mengundang sekitar 50 perusahaan yang memperkerjakan orang asing, dalam forum ini diisi dengan tanya jawab agar para perusahaan dapat memahami isi Perpres ini,” ujar Dadan kepada depok.go.id, usai kegiatan.

Dikatakan Dadan, pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok turut memberikan pemaparan kepada puluhan perusahaan itu. Hal itu dikarenakan mereka adalah instansi yang berwenang mengeluarkan izin terhadap TKA.

“Fungsi dari kami dalam sosialisasi ini adalah untuk pengawasan yang dilakukan warga negara asing di Kota Depok. Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah sebab baik izin tinggal maupun izin kerja yang diterbitkan merupakan wewenang Pemkot Depok,” katanya.

Lebih lanjut, ucapnya, keberadaan warga negara asing (WNA) tidak perlu diresahkan oleh warga Depok. Karena keberadaan WNA tersebut ada dalam pengawasan pihak Imigrasi Depok.

“Berdasarkan data ada sekitar 1000 WNA yang termasuk diantaranya 160 TKA berdasakan data dari Disnaker Kota Depok,” tutupnya.

 

Penulis : Janet Swastika

Editor   : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :